|
3 November
2009
Pengalaman
Asyik
Mengikuti Pangput
LH
2008 se-Malang Raya
Oleh
Pangeran
Linkungan
Hidup
Malang Raya 2008
M.
Dakita.Zulfikar
A.
Halo
teman-teman. Namaku
M. Dakita Zulfikar A. Teman-teman
sekolah biasanya memanggil aku Zulfi.
aku ingin menceritakan
pengalamanku
mengikuti penganugerahan pengeran dan puteri
lingkungan hidup se Malang raya 2008.
Pertama kali aku mengetahui bahwa akan
diadakan penganugerahan pangeran dan puteri
lingkungan hidup Malang raya 2008
adalah dari Kak
Nizam, salah satu
aktivis Tunas
Hijau yang tinggal
dan kuliah di Malang,
yang datang ke sekolahku. Akhirnya aku
diutus sekolahku untuk mengikuti
program
tersebut.
Pada hari
pertama lomba aku sangat minder
(tidak percaya diri)
karena lawanku bukan hanya siswa
SD tapi juga siswa
SMP. Tapi berkat dukungan guruku aku menjadi
semangat kembali. Hal pertama yang
dilombakan pada hari pertama adalah
mengarang atau membuat esai
lingkungan hidup. Kami
diminta mengarang
tentang apa yang kami lakukan
seandainya menjadi
seorang menteri lingkungan hidup. Tes
yang kedua adalah tes tulis. Pada tes
ini aku merasa kesulitan,
karena
tes yang diberikan lumayan susah (menurutku
lho).
Pada tes hari
berikutnya, kami
mempresentasikan proyek kami tentang
lingkungan hidup. Sama sepeti hari pertama
aku merasa sangat minder karena hanya
peserta dari sekolah kami yang tidak
menyiapkan powerpoint untuk
persentasi. Kami hanya memakai alat-alat
dan bahan-bahan yang sudah kami sediakan
sebelum tes. Pada
saat itu aku mempresentasikan
tentang pengolahan sampah dari kertas.
Di presentasiku itu
terdapat cara-cara mendaur ulang kertas menjadi kertas baru
yang bisa digunakan dan cara membuat tempat
sampah dari kertas.
Selanjutnya
pada tes hari ketiga,
tahapan tes yang paling
mengesankan bagiku,
karena pada tahapan
itu aku membuat banyak kesalahan yang
membuatku minder. Namun,
dari situ aku jadi
mengetahui bahwa ternyata salah itu wajar
dan aku juga gak boleh minder dari kesalahan
tersebut. Di tahapan
ketiga tersebut kami diminta
berdebat dengan peserta lain tentang tema
yang sudah ditentukan. Pada saat itu aku
mendapatkan gambar seorang yang sedang
membasmi eceng gondok. Pada
saat itu aku tidak tahu kalau eceng gondok
itu adalah hama atau gulma.
Aku hanya menjawab bahwa orang itu salah
karena membabat tanaman.
Lalu dari 35
orang peserta
debat
(kalau
tidak salah), kami
dipilih kembali menjadi 20 orang yang
menjadi finalis. Alhamdulillah
aku menjadi salah satu
finalis. Aku
sangat senang dan aku berusaha lebih giat
waktu itu. Nah,
selanjutnya kami dikarantina di Coban Rondo
Batu. Di sana kami
diberi pengarahan tentang lingkungan hidup
dan permainan-permainan
yang sangat menyenangkan.
Nah tibalah saat yang paling
menegangkan, yaitu
babak final. Aku sangat kaget pada saat tiba
di tempat lomba karena semua teman kelas
4,5,6 di sekolahku datang
dan memberi semangat kepadaku. Pada
saat final itu aku diberi pertanyaan tentang
tahukah kamu tentang 3R (Reduce,
Reuse dan Recycle).
Alhamdulillah aku bisa
menjawabnya dengan tepat.
Saat
pengumuman pemenang,
aku merasa tidak akan mungkin aku menjadi
pangeran lingkungan hidup. Mungkin
hanya menjadi runner
up 1 atau 2 atau malah tidak juara.
Ternyata, Alhamdulillah,
aku menjadi Pangeran Linkungan Hidup tahun
2008 se-Malang Raya. Selanjutnya
kami membuat paguyuban
pangeran dan
puteri lingkungan
hidup 2008 dan
aktif bersama Tunas Hijau melakukan
kegiatan lingkungan hidup. Liburan
ke Bali adalah salah satu kegiatan
yang harus kami ikuti dari sponsor.
Di liburan itu, kami
juga membuat film
yang menceritakan tentang keadaan Bali
yang sekarang kotor dan kumuh.
Setelah liburan jangan kira kami hanya
bersantai-santai di rumah dan memamerkan
gelar.
Kami malah
melaksanakan beberapa program seperti
Cycle Campaign
dan Membuat
Hutan Kota. Ada juga beberapa
program lain yang sayangnya
aku tidak bisa
mengikuti semua program itu
karena aku harus konsentrasi untuk UASBN.
Buat
teman-teman
yang ingin seperti aku,
Tunas Hijau
dan Nadya Women Center
akan mengadakan penganugerahan
pangeran dan puteri lingkungan hidup
se-Malang Raya tahun 2009 yang akan
dilaksanakn bulan November-Desember.
Ayo tunjukkan bahwa meskipun dirimu
anak-anak, tapi memiliki kepedulian tinggi
pada lingkunga hidup. Caranya dengan memulai
membuat proyek lingkungan hidup dan ikut
penganugerahan pangeran dan puteri
lingkungan hidup 2009 Malang raya. Kami
tunggu keikutsertaanmu.
|