11 Desember 2009
Konjen Amerika Serikat Serahkan
Piagam Penghargaan State Alumni
Member Of The Month Kepada
Mochamad Zamroni
Surabaya-
Roadshow Mural Millennium
Development Goals yang digelar
Tunas Hijau dan SDK Santa Theresia
II pada Holiday Open House di Rumah
Dinas Konsul Jenderal Amerika
Serikat Carryn McClelland di
Surabaya menjadi sangat berkesan
bagi Tunas Hijau. Kesan ini didapat
setelah Carryn McClelland
menyerahkan piagam penghargaan
kepada aktivis senior, founder
dan Presiden Tunas Hijau Mochamad
Zamroni sebagai Alumni Amerika
Serikat Terbaik Agustus 2009 atau
State Alumni Member of the Month
August 2009, Jumat (11/12)
malam.
Penyerahan piagam penghargaan itu
tidak didahului dengan pemberitahuan
terlebih dahulu oleh Konsulat
Jenderal Amerika Serikat di
Surabaya. “Informasinya hanya
disampaikan secara lisan oleh Konjen
Carryn McClelland sendiri sesaat
sebelum sembilan siswa SDK Santa
Theresia II bersiap melakukan
presentasi tentang Mural MDG. Konjen
hanya bilang bahwa ada hadiah untuk
saya yang akan diberikan sebelum
presentasi anak-anak Theresia II,”
kata Mochamad Zamroni, yang terakhir
melakukan perjalanan mengikuti
program lingkungan hidup di Amerika
Serikat pada Juni 2008.
Sebelum
penyerahan piagam, Carryn
menjelaskan kepada para tamu
istimewa yang memadati rumah
dinasnya, bahwa kini telah ada sosok
pemuda dari Indonesia yang terpilih
menjadi alumni terbaik Amerika
Serikat. Sosok ini, menurut Carryn,
telah mengalahkan seluruh alumni
terbaik Amerika Serikat dari seluruh
negara-negara di dunia. “Sosok ini
adalah Mochamad Zamroni yang aktif
bersama lembaga lingkungan hidup
Tunas Hijau memberikan pendidikan
lingkungan hidup bagi anak-anak
khususnya dan masyarakat Indonesia
umumnya,” kata Carryn McClelland.
Sebelum terpilih sebagai alumni
Amerika Serikat terbaik sedunia,
Mochamad Zamroni juga terpilih
sebagai alumni terbaik Amerika
Serikat se-Indonesia pada Juni 2009.
Jejak rekamnya dapat dilihat pada
situs resmi kedutaan besar Amerika
Serikat untuk Indonesia di Jakarta
http://jakarta.usembassy.gov/bhs/AlumniMonth/alumni0609_id.html.
Sedangkan jejak rekam sebagai alumni
Amerika Serikat terbaik sedunia
dapat dilihat pada situs resmi US
Department of State http://exchanges.state.gov/alumni/samm-archive.html.
Sementara itu, pada situs resmi
United States Department of State,
Zamroni mengatakan bahwa program
International Visitor Leader tema
Environment Protection and
Sustainable Development di Amerika
Serikat Juni 2008 lalu sangat
berkesan. Hal ini karena Zamroni
jadi tahu bagaimana penerapan
kebijakan lingkungan hidup mulai
dari pemerintah federal
(pusat), state (negara
bagian) hingga pemerintah kota dan
masyarakat Amerika Serikat.
“Sebelumnya, saya hanya tahu bahwa
Amerika Serikat tidak peduli
lingkungan hidup karena tidak ikut
meratifikasi Protokol Kyoto untuk
menghambat perubahan iklim,” kata
Zamroni pada situs tersebut.
Setelah mengikuti program yang
disusun Department of State
itu, Zamroni mengaku bahwa
pandangannya terhadap Amerika
Serikat sebagai negara tidak peduli
lingkungan hidup adalah salah besar.
“Melalui program itu saya jadi tahu
bahwa masyarakat Amerika Serikat,
pemerintah lokal, state dan federal
sebenarnya memiliki kepedulian
tinggi terhadap lingkungan hidup.
Yang paling berkesan adalah di Kota
Jackson, Wyoming state dengan
program 10 x 10 (ten by ten), yaitu
target pengurangan 10% energi dari
tahun 2008 sebelum tahun 2010,” kata
Zamroni.
(ron)