|
21 Maret 2009
Peringatan Hari Air di SD Al Muslim
Wadungasri
Memperingati
hari air sedunia, mungkin, bagi beberapa
sekolah terutama sekolah yang peduli dan
berbudaya lingkungan merupakan suatu
keharusan. Seperti halnya yang dilakukan
oleh SD Al Muslim Wadung Asri Sidoarjo,
Sabtu (21/3).
Berbagai macam aktivitas dilakukan pada
peringatan hari air sedunia tersebut.
Seperti
workshop tentang pentingnya air bagi
kehidupan manusia, workshop daur ulang
kertas, workshop pengolahan sampah basah
menjadi kompos, panen sayuran dan tanam
pohon.
Sesi awal
kegiatan ini diisi dengan acara workshop
tentang pentingnya air bagi kehidupan
manusia. Tunas Hijau yang menjadi narasumber
pada sesi ini mengajak peserta yang hadir
untuk senantiasa menghemat serta menjaga
kualitas air. Menurut Tunas Hijau, cara jitu
untuk menghemat air adalah mematikan kran
air jika bak mandi sudah penuh. Secara
teori, hal ini nampak mudah dilakukan. Namun
pelaksanaannya sering sulit, terutama bagi
kalangan siswa. Selain itu, Tunas Hijau juga
berpesan kepada peserta workshop untuk tidak
membuang sampah di sungai karena bisa
menurunkan kualitas air.
Selanjutnya
kegiatan diisi dengan sesi presentasi
program lingkungan masing-masing sekolah
undangan. Sesi ini terasa berbeda karena
dihadiri juga delegasi dari lembaga
lingkungan hidup YAWA (Yayasan Anak Warisan
Alam) Malaysia. Mereka berjumlah tiga belas
orang. Para aktivis lingkungan hidup dari
Malaysia ini menyampaikan bahwa kondisi
sekolah di Malaysia berbeda dengan kondisi
sekolah di Indonesia. Menurut mereka,
perbedaan ini ini disebabkan karena pelajar
Malaysia sedikit yang peduli dengan kondisi
lingkungan hidup di sekolah. Ini berbeda
dengan pelajar-pelajar Indonesia yang sangat
getol menjaga kualitas lingkungan di
sekolah.
Pada sesi selanjutnya, seluruh peserta
dibagi menjadi tiga kelompok.
Kelompok-kelompok tersebut mengikuti tiga
kegiatan yang telah disiapkan, yakni
workshop daur ulang kertas, workshop
pengolahan sampah basah dan panen sayuran.
Ketiga kelompok tersebut di rolling
agar semua mendapat pengetahuan dari tiga
workshop tersebut. Pengalaman berharga
didapat oleh peserta ketika mengikuti acara
tanam sayuran dan panen kangkung serta
terong. Menurut Alif Hermanto siswa SDN
Tambak Sumur, kegiatan panen sayuran adalah
hal yang paling menyenangkan karena mereka
bisa merasakan langsung bagaimana memetik
buah terong.
Pada sesi
akhir kegiatan, seluruh peserta
masing-masing sekolah membuat poster tentang
hemat air. Bukan hanya siswa SD Al Muslim
Wadung Asri saja yang dilibatkan pada
kegiatan tersebut, beberapa sekolah sekitar
SD Al Muslim Wadung Asri juga diundang
mengikuti kegiatan tersebut. Terhitung lima
puluh siswa dari sebelas sekolah undangan
yang hadir diantaranya SD Al Falah Tropodo
2, SD Tambak Sumur, SD Tambak Rejo I dan SD
Tambak Rejo II. (adetya) |