|
22 Februari 2009
Desa
Versus Kota Naik Peringkat Kedua Lagu
Favorit EBS
FM 105,9
Setelah
minggu lalu berada di peringkat ketiga,
minggu ini, lagu "Desa Versus Kota
Re-arranged" karya aktivis Tunas Hijau
Fritska dkk naik peringkat kedua tangga lagu
favorit Local's Alive.
Pengumuman peringkat ini
disampaikan Minggu malam (22/2) pukul
18.00-19.00 wib.
Local’s Alive adalah acara yang
disiarkan setiap hari pukul 18.00 – 19.00
wib di Radio EBS FM Surabaya, The Teenage Spirit Station,
radio yang banyak didengarkan kaum muda
khususnya ABG.
Lagu Desa Versus Kota
Re-arranged sudah lebih sebulan ini diputar
di acara ini. Pemutaran ini karena kualitas pesan dan penggarapannya
yang bagus.Menanggapi naiknya peringkat Desa Versus
Kota Re-Arranged di Radio EBS FM
Local's Alive, Dani Maulana Halim merasa
bangga. Menurut Dani, yang basis pada lagu
itu, naiknya peringkat lagu itu karena
banyaknya sms permintaan yang dikirimkan ke
Radio EBS FM 105,9 pukul 18.00-19.00 wib
setiap harinya.
Siapapun bisa request lagu ini untuk diputar
pada Local’s Alive Radio EBS FM.
Caranya sangat mudah, yaitu dengan
mengirimkan sms ke nomor 08179991059, ketik
l/p(spasi)umur (spasi)nama(spasi)request(spasi)salam.
Tarif sms normal. ”Selanjutnya setiap minggu
pukul 18.00 – 19.00 wib akan dapat disimak
ranking lagu itu selama seminggu terakhir,”
kata Dani Maulana Halim.
Lagu Desa Versus Kota Re-arranged
adalah lagu yang diaransemen ulang.
Lagu ini pertama kali diciptakan oleh
Fritska Emilia pada tahun Agustus 2005. Saat
itu untuk album lagu lingkungan hidup Lagu
Untuk Bumi. Selanjutnya, oleh Fritska, lagu
itu diaransemen ulang untuk album lagu
Care For the Change pada
Nopember 2007.
Album lagu Care For the Change dibuat
khusus oleh Fritska Emilia untuk Children
Conference on Climate Change 2007 yang
diikuti anak-anak dari delapan negara.
Aransemen ulang lagu Desa Versus Kota ini
melibatkan beberapa remaja aktivis Tunas
Hijau yang hobi bermain musik. Mereka adalah
Fergie Veranti pada keyboard, Gabung
Prasasti pada drum, Fikri Mubarok pada
gitar, Achmad Nurcahyo pada gitar dan
Dani
Maulana Halim pada bass.
Di
lagu Desa Versus Kota ini dikisahkan kondisi
desa dengan padang hijau penuh pepohonan.
Jika diamati ke kanan dan kiri desa itu,
terasa udara segar tanpa polusi yang
tentunya nyaman untuk ditinggali.
Selanjutnya, menurut lagu itu, kita diajak
untuk membandingkan dengan kota tempat
tinggal kita. Tidak hanya membandingkan,
kita juga diajak melakukan penanaman pohon
di setiap lahan kosong untuk menciptakan
suasana segar seperti di desa. (dani/roni) |