|
20 Februari 2009
Workshop Electrical Green Weekend
restart your life, set up as a green generation
Sekitar
120 orang mahasiswa teknik elektro ITS
Surabaya mengikuti workshop lingkungan hidup
yang dilaksanakan bersama Tunas Hijau, Jumat
(20/2). Melalui ketiga aktivis seniornya
Adetya Firmansyah, Afif Amrullah dan Nizam
Wahyu, Tunas Hijau menyampaikan pesan bahwa
pemanasan global telah menghampiri bumi yang
indah ini. “Bahkan, dampak dari pemanasan
global yaitu perubahan iklim semakin parah,”
kata Adetya.
Pada workshop ini, dapat diketahui bahwa banyak
mahasiswa yang belum paham tentang penyebab
dari pemanasan global dan penyebab rusaknya
lapisan ozon pelindung bumi. Masih ada
mahasiswa yang mengatakan bahwa lapisan ozon
rusak atau bolong diakibatkan oleh pemanasan
global. Meskipun, ada satu mahasiswa
angkatan 2008, Dito, yang mengatakan benar
bahwa lapisan ozon rusak karena bahan-bahan
perusak ozon seperti Cloro Fluoro Carbon,
Metil Bromida, dan Halon.
Disampaikan
Andri Ashfahani, ketua panitia workshop,
diadakannya workshop ini untuk memberikan
wawasan peduli lingkungan hidup kepada warga
elektro disertai dengan tindakan nyata.
“Kelestarian lingkungan hidup di bumi adalah
tanggung jawab bersama, termasuk diantaranya
mahasiswa elektro ITS. Diharapkan melalui
workshop ini, yang dilanjutkan dengan
kegiatan bersih-bersih dan tanam pohon di
kampus, besok,” kata Andri Ashfahani.
Menurut Maya, mahasiswa baru angkatan 2008,
workshop ini sangat bermanfaat sebagai
langkah awal ikut serta memperbaiki kualitas
lingkungan hidup. “Kita harus mengoreksi
segala perilaku kita sehari-hari. Ini karena
segala tindakan kita sangat berdampak pada
lingkungan hidup secara global, kata Maya di
akhir kegiatan. (nizam/roni) |