|
|
|
|
24 Februari
2008
Bantaran Sungai
Keramat Hijau Dalam 120 Menit
Tunas
Hijau kembali menggelar aksi tanam pohonnya. Kini giliran
pinggiran Sungai Keramat, Waduk Wiyung, Surabaya yang
menjadi targetnya. Tak hanya aktivis Tunas Hijau saja yang
berpartisipasi dalam kegiatan pada Minggu, 24 Februari 2008 itu, tetapi juga puluhan pelajar dari SMP Negeri 16, SMP
Negeri 34, serta beberapa mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata)
UNAIR di Kelurahan Jajar Tunggal Surabaya.
Sebanyak 270 pohon trembesi dari Wali Kota Surabaya dan 130
pohon mangga dari Perum Jasa Tirta I Divisi ASA IV Surabaya
disiapkan untuk mendukung kegiatan itu. Bahkan, Wali Kota
Surabaya maupun Perum Jasa Tirta I bersedia memberi bantuan
bibit pohon untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya.
Sebelum kegiatan penanaman pohon dimulai, dua anggota Klub
Tunas Hijau, Rendi dan Dhio, memberikan gambaran singkat
tentang cara menanam pohon yang baik. “Kalau nanam pohon,
polybag harus dibuka. Tanah dalam polybag-nya
usahakan jangan sampai hancur, nanti nggak bisa tumbuh. Oh
ya, jangan lupa buang polybag-nya di tempat sampah,”
kata Rendi Setyadi yang juga Direktur Hutan Kota Wiyung
Surabaya.
more
|
|
23 Februari
2008
Pesta Mural Lingkungan
Hidup di SMP Negeri 16 Surabaya
Upaya
meningkatkan kualitas lingkungan sekolah tidak pernah
berhenti dilakukan oleh warga SMP Negeri 16 Surabaya. Bukan
hanya dari segi fisiknya dirubah, perilaku siswa yang
mengarah pada perilaku ramah lingkungan juga. Berbagai upaya
dilakukan oleh sekolah guna menciptakan kondisi lingkungan
yang serasi diantaranya dengan mengadakan Pesta Mural (melukis
pada dinding) Lingkungan Hidup. Bersama Klub Tunas Hijau,
Pesta Mural ini dilaksanakan Sabtu, 23 Pebruari 2008 pagi.
Dua puluh karya lukisan
dinding hasil dari ide kreatif siswa SMP Negeri 16 Surabaya
tertampang jelas di dinding sekolah sebelah selatan,
tepatnya di lokasi parkir sepeda guru. Meskipun tergolong
pemula, siswa tidak segan–segan bergaya seperti pelaku mural
professional. Seperti Dhika, siswa kelas IX ini membawa
perlengkapan yang biasanya dibawa oleh para pelaku mural
profesional. Seperti masker dan cat spray. “Mumpung ada
lahan yang bisa dibuat berkreasi, ya…sekalian aja kayak
Bomber (pelaku mural) beneran,” selorohnya sambil tertawa.
more
|
|
8 Februari
2008
Ajak Siswa SMA
Negeri 5 Surabaya Observasi Lingkungan Hidup
Workshop Ala OSIS
SMA Negeri 5 Surabaya
Banyak cara untuk
mengajak orang sadar pentingnya lingkungan hidup yang
berkualitas. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Tunas
Hijau pada pelatihan Smart Learning yang
diselenggarakan OSIS SMA Negeri 5 Surabaya, Jumat, 8
Februari 2008. Pada program ini Tunas Hijau membagi peserta
program menjadi kelompok kecil untuk melakukan observasi
kondisi lingkungan SMA Negeri 5 Surabaya. Tidak kurang dari
50 peserta yang terbagi 7 kelompok melakukan observasi
lingkungan hidup sekitar SMA Negeri 5 Surabaya. Tidak ada
satu pun tempat yang mereka lewatkan untuk diamati. Kamar
mandi, ruang kelas, halaman sekolah, kantin, ruang guru
bahkan tempat sampahpun dijadikan sebagai bahan untuk
mengumpulkan data hasil observasi mereka.
more
|
|
7 Februari 2008
50.000
Mangrove untuk Muara Wonorejo
Klub
Tunas Hijau kembali menambah aksi lingkungannya. Kali ini,
hutan mangrove (bakau) di Muara Wonorejo yang dibidik.
Melalui programnya bertajuk “50.000 Mangrove untuk Muara
Wonorejo”, Klub Tunas Hijau telah berhasil mengajak puluhan
pelajar SMP-SMA untuk mulai peduli pada hutan bakau Surabaya
yang kini hanya tersisa kurang dari 60%-nya saja. Pada 07
Februari 2008, mereka sanggup menanam 9.600 dari 10.000
bibit mangrove di Muara Sungai Wonorejo, Surabaya.
more
|
|