|
3-10
Juli 2005
Pengelolaan Lingkungan
Hidup di Jambore Pramuka Jatim
Aktivis
Klub Tunas Hijau mendapat kesempatan untuk melakukan
pengelolaan lingkungan hidup pada Jambore Pramuka Jawa Timur
2005. Agenda empat tahunan, yang rutin diselenggarakan oleh
Kwarir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur itu diikuti tidak
kurang 3000 Pramuka Penggalang dari seluruh Jawa Timur.
Pada jambore yang
diselenggarakan di Taman Wisata Air Selorejo, Kecamatan
Ngantang, Kabupaten Malang, mereka yang terlibat pada
pengelolaan lingkungan hidup adalah para aktivis yang berasal
dari Pramuka SMP Negeri 9 Surabaya. Mereka adalah Marta Wulan
Untari, Marina Lestari, Septyan Yuda P, Satuman, Rendi Setyadi
dan Bayu Dwi Putra. Mereka didampingi oleh Sugeng, Arif Dwi
Saptomo, Ganang Sudiyono, Adetya Firmansyah dan Aris
Sulistiyanto, yang merupakan aktivis senior Klub Tunas Hijau.
Di
jambore ini mereka tidak hanya menggelar pameran lingkungan
hidup. Lebih dari itu, mereka juga melakukan pengelolaan
sampah yang dihasilkan oleh peserta Jambore. ”Setiap pagi dan
sore kami mengumpulkan sampah dari satu tenda peserta ke tenda
lainnya. Setelah terkumpul, sampah tersebut coba kami olah,”
kata finalis Pangeran Lingkungan Hidup 2005 Rendi Setyadi.
Tidak hanya mengelola sampah,
mereka juga menggelar beberapa workshop lingkungan hidup.
Workshop tersebut diantaranya
daur ulang kertas dan mural party lingkungan hidup pada kain
putih. Juga ada nontong bareng film-film lingkungan hidup,
seperti The Day After Tomorrow.
Beberapa
permainan bernuansa lingkungan hidup juga nampak selalu ramai
diikuti oleh peserta jamboree di stan Klub Tunas Hijau.
Permainan tersebut diantaranya puzzle pesan lingkungan hidup,
kuis review buku dan komik lingkungan hidup, juga pohon
harapan.
Tidak heran jika stan Klub Tunas Hijau nampak
selalu ramai pengunjung. Sebab di stan ini disediakan beraneka
macam hadiah bagi para pengunjungnya. Hadiah tersebut
diantaranya komik ’Ayo Tanam Pohon’, stiker-stiker lingkungan
hidup dan poster. Selain itu, stan ini juga tergolong stan
paling interaktif dengan para pengunjungnya. Maklumlah, di
stan ini, para petugasnya adalah anak-anak Pramuka Penggalang
seperti mereka. |