Mulai
hari ini, Selasa (30/6), ada yang berbeda di
markas Tunas Hijau di Surabaya dari dua
bulan sebelumnya. Perbedaan ini disebabkan
salah seorang aktivis kebanggaannya, Curtis
Deschambault harus pulang kembali ke negara
asalnya, Kanada. Curtis telah menyelesaikan
program magang lingkungan hidupnya selama
dua bulan bersama Tunas Hijau terhitung
sejak 3 Mei 2009. Perpisahan dilakukan
sederhana di markas Tunas Hijau Semolowaru
Surabaya tadi malam, Senin (29/6), diiringi
pesan agar Tunas Hijau bisa mengembangkan
inovasi program lingkungan hidup untuk Bumi
yang lebih baik.
selengkapnya
Satu lagi
penghargaan yang diperoleh Tunas Hijau
melalui aktivis seniornya Mochamad Zamroni
atau biasa dipanggil Roni. Melalui
semangatnya dalam mengkampanyekan program
lingkungan hidup melalui Tunas Hijau,
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia
menganugerahi penghargaan “Alumni of the
Month” atau Alumni Bulan Ini. Penghargaan
ini diberikan kepada tokoh-tokoh muda
Indonesia yang telah mendapat kesempatan
untuk mengikuti program di Amerika Serikat
dan terus mengabdikan dirinya dalam program
pengembangan masyarakat sekembalinya
mengikuti program di Amerika Serikat.
selengkapnya
Dua
puluh lima siswa anggota tim lingkungan SMP
Negeri 31 Surabaya siang tadi, Sabtu (26/6),
berkumpul di ruang kelas IX A. 25 siswa
tersebut lantas dibagi menjadi lima kelompok.
Setiap kelompok diminta membuat lukisan
dengan pesan lingkungan hidup pada tempat
sampah dari ban bekas sebagai media lukisnya.
Sebelum melukis tersebut dimulai, setiap
kelompok terlebih dahulu menyiapkan sketsa
lukisan.
selengkapnya
We attended an eco-camp lasting from 23rd
to 25th of June. On the first
day, we did a water resource and forest
observation at the critical area of Brak
Seng. And then we attended a workshop,
Brantas River, Artery of life. At night, we
watched some videos whose theme was global
warming and climate change. selengkapnya
Gubernur Jawa
Timur Soekarwo menyatakan bangga pada
Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup yang
diprakarsai oleh Tunas Hijau. “Saya sangat
bangga dengan kalian yang peduli terhadap
lingkungan,” kata Gubernur Jawa Timur
Soekarwo ketika berkunjung di stan pameran
Paguyuban Pangeran dan Puteri Lingkungan
Hidup Tunas Hijau pada Peringatan Hari
Lingkungan Hidup Sedunia BLH Jawa Timur di
Arboretrum, Desa Sumber Sungai Brantas, Kota
Batu, Kamis (25/6).
selengkapnya
From the 23th till the 25th is was time
again for the East Java Youth Eco Camp 2009,
organized by Tunas Hijau. The theme of the
Camp was “Save the Brantas River Spring“ and
was held in Batu city in the area of the
first Brantas river. In 2004 there was a
huge landslide and mudflow in this area,
because of all the trees that have been cut
away.
selengkapnya
Most of you think that the Sunday is a
holiday for all but definitely not for the
struggling interns (Pippin, Pasquelle,
Yvonne, and me) in Tunas Hijau. We have
works to take care of. The Eco camp 2009 has
arrived. Sunday on the 21st of
June 2009 we departed from Surabaya which is
2 days earlier from the eco camp events. All
of us stayed in friends’ home to spend our
nights in Malang. We had barbeque fish and
mie pangsit. Both of them tasted superbly
good.
selengkapnya
Mist creeps over the mountain range as the
eternal light of the stars lights up the
dark night. It's Monday night and I'm
sitting around a lamp with the rest of the
Tunas Hijau team of Eco-Camp 2009! This
annual camp invites students and teachers
from all over East Java to learn and share
their knowledge about environmental
conservation. selengkapnya
Japan
Art Miles (JAM) atau lembaga yang mengurusi
mural di Jepang salut terhadap mural
Carbon Footprint atau jejak
karbondioksida yang dibuat anak-anak pada
Carbon Footprint Conference (CFC) 2009
di SMP Negeri 37 Surabaya. Apresiasi pada
mural itu disampaikan pada sekitar 20 orang
peserta konferensi yang melakukan video
conference atau pertemuan melalui
percakapan video internet oleh Direktur JAM
Atsuko Shiwaku, Rabu (24/6).
selengkapnya
Mural
dalam rangka Indonesia Art Miles dan
International Art Miles Mural Project
kembali dilaksanakan Tunas Hijau. Kali ini
mural yang dibuat bertema Carbon
Footprint atau Jejak Karbondioksida,
tema konferensi anak-anak yang
diselenggarakan Tunas Hijau di SMP Negeri 37
Surabaya. Mural Carbon Footprint ini
dibuat oleh aktivis Tunas Hijau dan peserta
konferensi. Desain mural Carbon Footprint
ini dilakukan oleh komikus Tunas Hijau Andi
Kusmianto. Pembuatan mural ini pun
dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan
Carbon Footprint Conference, Rabu
(24/6). Bedanya, konferensi dilaksanakan di
Aula SMP Negeri 37 Surabaya, sedangkan
pembuatan mural dilaksanakan di depan aula.
selengkapnya
Ajakan untuk
mengurangi Carbon Footprint atau
jejak karbondioksida dilakukan Puteri
Lingkungan Hidup 2009 Alya Thallafadhila
Listyarini kepada Kate Laurendi dari
Millennium Kids Australia di Perth,
Australia Barat. Ajakan yang disampaikan
Alya bersama Pangeran Lingkungan Hidup 2009
M. Gunawan Wibisono itu disampaikan pada
Video Conference atau pertemuan melalui
video internet, Rabu (24/6), pukul 12.00 wib
di SMP Negeri 37 Surabaya. Video
conference itu merupakan salah satu
agenda kegiatan Carbon Footprint
Conference (CFC) 2009 yang diadakan
Tunas Hijau di SMP Negeri 37 Surabaya pada
hari yang sama.
selengkapnya
Carbon
Footprint Conference
yang digelar Tunas Hijau di SMP Negeri 37
Surabaya, Rabu (24/6), merupakan realisasi
dari konsep kegiatan “Dari Anak Untuk Anak”.
Tidak hanya peserta kegiatan yang anak-anak,
panitia kegiatan yang anak-anak, dan pemandu
kegiatan yang anak-anak. Namun, narasumber
yang dihadirkan juga anak-anak. Ini terbukti
pada sesi talkshow. Narasumber yang
dihadirkan pada talkshow ini adalah Pangeran
Lingkungan Hidup 2009 M. Gunawan .......
selengkapnya
Hati-hati
bila berada di dekat Paguyuban Pangeran dan
Puteri Lingkungan Hidup 2009. Bisa jadi
protes akan dilayangkan bila melihat kita
melakukan pelanggaran lingkungan hidup,
sekecil apapun pelanggaran itu. Seperti yang
terjadi pada Rabu (24/6) saat pembukaan
Carbon Footprint Conference di Aula SMP
Negeri 39 Surabaya. Kali ini protes yang
dilayangkan tidak pada orang yang membakar
sampah seperti kejadian setelah Kampanye
Anti Udara Kotor di Taman Bungkul Surabaya 6
Juni. Namun, protes kali ini dilayangkan
pada salah seorang siswa SMP yang membuang
sampah sembarangan.
selengkapnya
Diiringi
Tarian Gambyong yang ditampilkan oleh
beberapa siswa SMP Negeri 37 Surabaya,
Sukamto Hadi melangkahkan kaki menuju Aula
SMP Negeri 37 Surabaya, tempat
berlangsungnya Carbon Footprint
Conference, Rabu (24/6). Langkah
Sekretaris Pemerintah Kota (Sekkota)
Surabaya Sukamto Hadi terhenti di lorong
aula yang dijadikan sebagai tempat menggelar
pameran lingkungan hidup oleh beberapa
sekolah peserta konferensi. Sesaat, Sekkota
yang mewakili wali kota Surabaya Bambang Dwi
Hartono kagum melihat pameran mini tentang
lingkungan hidup yang digelar oleh beberapa
sekolah peserta.
selengkapnya
200 siswa sekolah dasar dan sekolah menengah
pertama dari Surabaya dan Malang mengikuti
konferensi anak-anak tentang jejak
karbondioksida, Carbon Footprint
Conference yang diselenggarakan Tunas
Hijau bersama SMP Negeri 37 Surabaya,
Rabu (24/6) pukul 08.00 – 15.30 wib.
Konferensi ini diselenggarakan di Aula SMP
Negeri 37 Surabaya, Jl. Kalianyar 18-20.
Sebagai pemandu pada konferensi ini adalah
anggota tim lingkungan hidup SMP Negeri 37
Surabaya dan SMA Negeri 5 Surabaya.
selengkapnya
Kota Batu menjadi pusat pelaksanaan
peringatan Hari Lingkungan Hidup se Jawa
Timur. Beragam program dilaksanakan untuk
menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia di
Jawa Timur di kota penghasil Apel ini.
Termasuk diantaranya Kemah Hijau Jawa Timur
2009 di Arboretum, Desa Sumber Sungai
Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Kemah
Hijau ini dibuka resmi oleh Wakil Walikota
Batu A. Budiono, Selasa (23/6). Program yang
diadakan oleh Badan Lingkungan Hidup Jawa
Timur bersama Tunas Hijau, Perum Jasa Tirta
I dan Pemerintah Kota Batu ini ......
selengkapnya
Bagi
Pangeran Lingkungan Hidup 2009 M. Gunawan
Wibisono, semua tahapan seleksi Pangeran dan
Puteri Lingkungan Hidup 2009 sangat asyik
dan menyenangkan. “Saya sama sekali tidak
pernah merasakan bosan. Kakak-Kakak pembina
dari Tunas Hijau sangat dekat kami, seperti
kakak kami sendiri,” kata Pangeran
Lingkungan Hidup 2009 M. Gunawan Wibisono.
“Plus, kami yang semula kurang peduli pada
lingkungan hidup dibuat menjadi lebih peduli
pada lingkungan hidup. Semua dilakukan
dengan cara-cara yang menyenangkan tanpa
paksaan,” kata Wawan, panggilan akrab
Gunawan.
selengkapnya
Hai, aku Firsttolia Larasati Yan
Sugianto. Nggak lupa khan sama aku? Aku
Runner Up I Puteri Lingkungan Hidup 2008
Malang Raya. Aku habis mengikuti 6th
YAWA ICCE (International Children’s
Conference on the Environment) di Malaysia
awal Juni kemarin. Aku mau berbagi
pengalaman nih. Mau tahu? Baca aja ya!!
selengkapnya
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia
yang diselenggarakan SDN Kandangan I
Surabaya, Sabtu (20/6), agak lain dari
biasanya. Hal tersebut muncul seiring
datangnya tamu spesial dari Negara China.
Tamu tersebut ialah Sun Yi Feng atau biasa
dipanggil Ivone, pemuda simpatisan Tunas
Hijau. Meskipun sudah sering siswa dan guru
SDN Kandangan I Surabaya melihat orang China
di Surabaya, namun kedatangan Ivone di SDN
Kandangan I Surabaya mampu menyedot sebagian
besar perhatian warga SDN Kandangan I
Surabaya. Selama 1 jam lebih, Ivone berbagi
pengetahuan tentang Negeri China, yang
merupakan negara dengan penduduk terbesar di
dunia.
selengkapnya
This morning we went to SMP 27 Surabaya. We
were divided into two groups. Pas and Mandy
did presentation about global warming and
beaches. Curtis and I did exploration around
the school. During the exploration, we
identified some problems that need further
improvement.
selengkapnya
Satu
persatu kaleng cat merk EMCO dibuka oleh
anggota tim lingkungan hidup SMP Negeri 15
Surabaya. Cat-cat itulah yang mereka gunakan
untuk melukis tong-tong sampah dari ban
bekas, Kamis (18/6). Meskipun sebagian besar
siswa SMP Negeri 15 Surabaya sudah pulang,
namun tim lingkungan SMP Negeri 15 Surabaya
masih rela meluangkan waktunya untuk membuat
media iklan kampanye lingkungan pada tempat
sampah. Terlihat sekitar 20 siswa anggota
tim lingkungan hidup SMP Negeri 15 Surabaya
yang ikut berpartisipasi pada kegiatan
tersebut. selengkapnya
Today we
went to SPMN 15, a middle school, where we
did paintings on the garbage cans with
students. The whole process was quite
interesting. Although those students cannot
speak English, we could still corporate with
each other very well. Students were quite
creative. They drew several pictures with
the themes of saving the world and stopping
global warming. With the paintings on them,
these garbage cans became really cool. selengkapnya
Dengan wajah
ceria dan suara lemah lembut, Maya penyiar
radio GIGA FM Surabaya menyapa para
pendengar setia mereka yang kebanyakan
berasal dari kaum wanita, ibu-ibu rumah
tangga atau remaja puteri. Sesaat setelah
menyapa pendengarnya, Maya kemudian
memperkenalkan special guest GIGA FM
yang merupakan aktivis-aktivis lingkungan
Tunas Hijau. Adalah Rendy Setyadi yang masih
siswa SMK Negeri 5 Surabaya dan Adetya
Firmansyah yang mewakili Tunas Hijau pada
special guest GIGA FM, Rabu (17/6).
selengkapnya
The extra sleep I received today was very
much appreciated. After waking up at 5 a.m.
for the last couple of days it was nice to
sleep in until 6:30. I was picked up at 8:00
and we were off to SD Al Muslim for a “GREEN
DAY”. Pippin, Mandy, Pasquelle, Yvonne (the
new intern from China) and I gave
presentations on our current projects. My
presentation discussed what carbon footprint
is and why it is important. The basic
concept behind a carbon footprint is that is
allows for individuals to calculate their
impact on global warming. By calculating
your impact people are able to make changes
and try to lower their footprint.selengkapnya
Today we visited the school Al Muslim.
Instead of presenting to students we were
talking to teachers about our environmental
projects. Some teachers expressed despair at
the state of the environment and how little
one individual matters. selengkapnya
After all these days in Mojokerto we got
back again to our own projects and
activities in Surabaya. Today SD Al Muslim
had organized a workshop for teachers. We
were they facilitators and gave 3
presentations about different subjects,
Carbon Footprint by Curtis, Global Warming
and Water Pollution by Mandy and me and
Mangrove by Pippin and Yvonne. selengkapnya
The last three days we spent in Mojokerto,
the rainforest area where I have been
before. We went really back to basic by
sleeping at a local host family and helped
them with their daily work. So I will report
about these three unique days. selengkapnya
Water cascades down a cliff-face as five
interns fight for their lives on the river
rapids. We've come to Probolinggo river to
experience white water rafting, Sunday
(14/6). I strap my life-jacket on and fasten
my helmet as I jump into the raft. The
temperature drops as we head down into the
canyon and the oncoming rapids. “Boong,
Boong, Boong!” shouts the guide and we
crouch down in the middle of the boat as the
front tips over the edge. Round 1 result –
Interns: 1 River: 0. The sun creeps in
through the canopy illuminating the
century-old root structures that creep along
the stone. Parrots screech overhead as we
relax in the open river before we get to the
next bend. selengkapnya
Indonesia is a very beautiful and green
country. The other interns and I were
fortunate enough to be able to explore some
of the natural beauty in East-Java. Visiting
schools we often talk about the importance
of respecting the environment, and it was
rewarding to finally get to explore some of
Indonesian forest areas. On Sunday (14/6),
we went rafting in a river near Bromo
Mountain and it was a lot of fun. Monday and
Tuesday we stayed in Pacet with the local
villagers learning about their way of life
and exploring some of the interesting spots
around Pacet. selengkapnya
Tunas
Hijau – kids and young peopledo
actions for a better earth - bersama
SMP Negeri 37Surabaya akan
mengadakan konferensi anak-anak tentang
Jejak Karbon atau Carbon Footprint
Conference pada Rabu, 24 Juni 2009 pukul
07.45-15.30 wib. Conference ini akan
diselenggarakan di Aula SMP Negeri 37
Surabaya, Jl. Kalianyar 18-20. Carbon
Footprint Conference ini akan diikuti
oleh perwakilan sekolah dasar peduli
lingkungan hidup dari beberapa kota di Jawa
Timur.
selengkapnya
Mengikuti
seluruh rangkaian seleksi Pangeran dan
Puteri Lingkungan Hidup 2009 telah membuat
wawasan dan kepedulian lingkungan hidup
Puteri Lingkungan Hidup 2009 Alya
Thallafadhila L. bertambah. Alya merasakan
mempunyai banyak tambahan pengetahuan untuk
dibagikan kepada teman-temannya di sekolah
dan rumah, saudara dan orang tuanya sendiri.
Melalui keikutsertaan pada Penganugerahan
Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2009
Alya juga mempunyai banyak teman dari
sekolah-sekolah lain. Teman-teman baru Alya
pun tidak hanya dikenal nama dan sekolahnya,
namun lebih dari itu.
selengkapnya
Sabtu
pagi (13/6), tepat pukul 07.00 wib pelatihan
lingkungan hidup bagi pelajar SMP se
Surabaya dibuka sekaligus dimulai. Pembukaan
tersebut dilakukan oleh Kepala Badan
Lingkungan Hidup Kota Surabaya Togar Arifin
Silaban. Pada sambutannya, Togar Arifin
Silaban berpesan kepada peserta tersebut
untuk dapatnya menjadi agen-agen perubahan
lingkungan hidup di sekolah setelah
mengikuti pelatihan 2 hari, 13-14 Juni 2009
di PPLH Seloliman, Mojokerto. Tunas Hijau
menjadi pemandu pada pelatihan ini.
selengkapnya
Rabu
pagi itu (10/6), suasana sekitar Hotel
Radius International tempat menginap
rombongan Pemerintah Kota Surabaya masih
sangat sepi ketika rombongan yang terdiri
dari beberapa tokoh masyarakat Surabaya ini
meninggalkan hotel untuk menuju Puncak
Genting. Maklum, saat itu masih pukul 07.00
waktu setempat atau 1 jam lebih awal dari
waktu Indonesia. Sebelumnya, rombongan
menempuh perjalanan 315 km dari Johor
Malaysia menuju ke Kuala Lumpur, Selasa
(9/6).
selengkapnya
Lima
orang siswa SD Al Muslim Wadungasri Sidoarjo
nampak sibuk menggoreskan kuas cat mereka
pada lembaran kain putih. Mereka Kelima
siswa itu adalah Verena Julia Utomo,
Ramadika Putra Santosa, Salma Nabila, Fikri
Arif Rahmadhi dan Sabitha Wina Oktarin.
Mereka adalah siswa kelas 6 di sekolah yang
mendapat penghargaan sebagai sekolah
Adiwiyata Nasional 2009. Mereka didampingi
oleh guru Arif Tri Widodo. Mural yang dibuat
oleh siswa SD Al Muslim ini adalah bumi yang
tersenyum karena polusi udara yang semakin
berkurang.
selengkapnya
Oleh Marry Willy, Ibu Finalis Pangeran
Lingkungan Hidup 2009
Dariel Syah Putra
Tahapan
seleksi pangeran dan puteri lingkungan hidup
2009 telah berakhir 25 Mei 2009. Di balik
lima tahapan seleksi penganugerahan yang
tahun ini dikhususkan bagi siswa sekolah
dasar itu, ternyata ada cerita menarik.
Cerita ini dialami oleh salah satu peserta
Dariel Syah Putra, Berikut ini cerita
menarik itu yang ditulis oleh mamanya, Marry
Willy.
selengkapnya
Pada
hari kedua, Selasa (9/6), rombongan diajak
mengunjungi pasar tradisional masyarakat
India di Singapura, yakni Pasar Mustopa.
Untuk menuju tempat ini, rombongan menaiki
kereta api bawah tanah. Istilah sangat
memaksimalkan lahan untuk Singapura ternyata
tidak berlebihan, mengingat stasiun kereta
api bawah tanah ada sekitar 3 tingkat.
Setiap tingkat terdapat kereta api yang
menuju ke berbagai tempat di Singapura.
selengkapnya
Tepat
pukul 06.00 wib, Senin (8/6), pesawat Garuda
Indonesia nomer penerbangan GA 824 berangkat
dari Bandara Juanda Internasioal menuju
Singapura. Sebenarnya perjalanan dari
Surabaya menuju Singapura hanya ditempuh
sekitar 2 jam 30 menit saja, namun pesawat
yang membawa rombongan delegasi Pemerintah
Kota Surabaya baru sampai di International
Changi Airport Singapura sekitar pukul 11.30
waktu Singapura atau 1 jam lebih awal. Hal
tersebut dikarenakan pesawat transit
terlebih dahulu di Bandara Soekarno Hatta
Cengkareng.
selengkapnya
Secara
umum rusak dan tercemarnya lingkungan hidup
dikarenakan dua hal, yaitu rendahnya
pengetahuan dan rendahnya kesadaran tentang
pentingnya lingkungan hidup. Banyak orang
mengetahui teknologi pengelolaan lingkungan
tetapi tidak banyak yang mau menerapkannya
dalam kehidupan sehari-hari. Lingkungan
hanyalah sebagai obyek pengetahuan tapi
tidak diiringi perilaku dalam menjalankannya.
Fenomena tersebut juga terjadi pada Sungai
Brantas, sungai yang bersumber pertama kali
dari Arboretum di Dusun Sumber Brantas, Desa
Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu,
tepatnya 1500 meter diatas permukaan laut.
Dari Arboretrum ini air mengalir melewati
kota Malang, Blitar, Kediri, Jombang,
Mojokerto, Surabaya dan bermuara di selat
Madura.
selengkapnya
Menurut
penuturan dari Teguh, salah satu guru
Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK),
kondisi seperti ini terjadi karena lokasi
Kinabalu yang berada tepat di Ekuator atau
garis katulistiwa. Namun panas yang cukup
terik tersebut tak menyurutkan niat
rombongan Tunas Hijau untuk saling berbagi
pengalaman dengan para siswa kelas 5 dan 6
Sekolah Indonesia Kota Kinabalu. Yang patut
diacungi jempol dari para siswa SIKK ini
adalah semangat mereka.....selengkapnya
Sebelum
penutupan dimulai, terlebih dahulu ada
presentasi dari YAWA tentang TUNZA 2009 dan
dilanjutkan dengan sesi magic stick
terakhir. Di sesi ini semua peserta saling
berebut untuk bercerita tentang pengalaman
serunya selama YAWA Malaysia 6th ICCE ini.
Khusus untuk pendamping, di hari terakhir
ini ada forum diskusi tentang ICCE. Di forum
diskusi pendamping ini mereka dapat berbagi
tentang aktivitas yang telah dijalani selama
berlangsungnya YAWA Malaysia 6th ICCE.
selengkapnya
Pada hari ketiga ini, mereka menjalani dua
kali fieldtrip, hal yang berbeda jika
dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.
Rombongan mengunjungi Eco School SJK (C) Chi
Hwa Sandakan pada paginya. Setelah makan
siang, rombongan akan kembali untuk rotasi
fieldtrip seperti hari sebelumnya.
Khusus untuk grup Proboscis, mereka akan
melakukan fieldtrip terpisah, yaitu ke
lokasi konservasi Orang Utan Sukau untuk
menanam pohon jenis kayu malam. Jenis pohon
kayu malam merupakan....
selengkapnya
“Hutan merupakan penyokong penting bagi
kehidupan, karena banyak makhluk hidup yang
keberlangsungan hidupnya tergantung oleh
hutan, termasuk juga manusia. Selain itu
juga hutan mempunyai peranan penting untuk
mengatasi pemanasan global yang sedang
terjadi saat ini karena hutan dapat
mereduksi CO2 yang ada di udara”, ujar Ms
Bernadette Joeman dari SEEN pada sesi
paginya kepada peserta ICCE di hari kedua
ini. Selanjutnya diteruskan oleh Pn Azura
Sharif dari YAWA dengan pembahasan peranan
pohon dalam upaya mengurangi pemanasan
global.
selengkapnya
Pada hari pertama YAWA Malaysia 6th ICCE,
pembukaan konferensi ini dilakukan.
Penampilan Eco Drum Circle, grup musik yang
pernah tampil di Surabaya akhir tahun lalu,
menjadi salah satu penarik pembukaan ini.
Kunjungan lapangan ke beberapa obyek wisata
alam juga dilakukan oleh para peserta,
diantaranya ke Sepilok Orang Utan
Rehabilitation Center.
Selasa
(2/6), kicauan burung pagi terdengar ramai
di sekitar kawasan Jungle Resort seolah
menyambut setiap orang yang sudah bangun di
pagi hari. Udara sangat segar karena
lokasinya memang berada di hutan dengan
pepohonan yang tinggi menjulang. Sejak pagi
kami sudah bersiap untuk berangkat menuju
RDC untuk acara pembukaan YAWA 6th
ICCE. Selepas sarapan pagi kami mulai menuju
bus yang akan mengangkut kami ke venue.
selengkapnya
SDN
Petrokimia Gresik organized an Environmental
Day Conference at their school. With Tunas
Hijau we joined this Conference. With the
trainees we introduced ourselves and gave a
presentation about our home countries.
Afterwards we divided the kids in 4 groups
and each of the trainees teached them about
a subject. Curtis gave them a presentation
about Carbon Footprint, Pippin about
Mangrove planting, Mandy about Water
pollution and beach pollution and I gave
them a workshop about Global Warming.
selengkapnya
Today we have a different activity with the
children of SDN Petrokimia Gresik. It is a
45 minutes drives through the highway from
Surabaya. We are greeted with the children
yell the moment we arrived. We tour the
school. The lands in the school were left
barren before Tunas Hijau came but not it is
covered with greeneries of herbs, flowers,
and vegetables. They have a fish pond and
they compost their garden waste using a very
simple method. The garden waste is stored in
a huge container and this container is
aerated with open-end-pipe connected to the
container. selengkapnya
10 Juni 2009
Road To Sandakan - Day Zero YAWA Malaysia 6th
ICCE
Delapan aktivis Tunas Hijau telah pulang di
tanah air setelah seminggu mengikuti YAWA
6th International Children Conference on the
Environment di Sandakan, Sabah, Malaysia.
Berikut catatan Dony Kristiawan, aktivis
senior Tunas Hijau yang mendampingi
rombongan itu.
Deru
suara mesin pesawat terbang meraung keras
seolah mengajak semua penumpang untuk
bersiap karena pesawat sebentar lagi akan
tinggal landas meninggalkan Pelabuhan Udara
Internasional Juanda. Minggu (31/5), kami
memulai perjalanan panjang menuju Rainforest
Discovery Centre, Sepilok, Sandakan, Sabah,
Malaysia untuk mengikuti YAWA 6th
International Children Conference on
the Environment 2009. Conference....
selengkapnya
Dua
ratus siswa SMP dan SMA terpilih se-Jawa
Timur dipastikan berpartispasi pada ‘Kemah
Hijau Jawa Timur 2009’, 23-26 Juni 2009, di
Arboretum Sungai Brantas, Desa Sumber
Brantas, Kota Batu. Tidak semua sekolah
diundang dalam kegiatan ini. Namun hanya
sekolah-sekolah yang berhasil dalam program
Adiwiyata di kota dan kabupaten
masing-masing. Keseluruhan peserta merupakan
siswa-siswa terbaik dalam bidang lingkungan
hidup perwakilan sekolah-sekolah Adiwiyata
di Jawa Timur. Peserta juga diwajibkan untuk
membawa media pameran dua dimensi tentang
program-program ramah lingkungan yang
dilaksanakan di sekolah masing-masing.
selengkapnya
After visiting all kind of activities at
different schools this weekend, today it was
time again to work for our project with the
schools in the coastal area.
At first we went to SMPN 31. Last week we
already did tree planting with them and
today we came back to give them a workshop
about ‘How to compost’. I gave the students
a presentation about the composting process.
selengkapnya
Program
Indonesia Culture 2009 yang digagas
paguyuban pangeran dan puteri lingkungan
hidup 2009 telah dilaksanakan, Minggu (7/6).
Dengan persiapan sederhana, program ini
ternyata berlangsung meriah. Kemeriahan itu
bukan dari jumlah peserta hadir yang
mencapai ribuan orang, karena jumlah peserta
memang tidak lebih seratus orang. Tidak juga
dari tempat pelaksanaan yang di kebun indah,
karena tempat pelaksanaan hanya di lapangan
sekolah dasar negeri komplek di tepi jalan
raya.
selengkapnya
Ketua
Tim Penggerak PKK Kota Surabaya Dyah
Katarina, yang juga istri wali kota
Surabaya, salut pada pelaksanaan Indonesia
Culture yang diprakarsai oleh
paguyuban pangeran dan puteri lingkungan
hidup. Kesalutan Dyah Katarina itu
disampaikan pada sambutan pembukaan program
ini di SDN Kaliasin I Surabaya, Minggu (7/6)
sore. “Saya salut dengan pelaksanaan
Indonesia Culture ini, yang ternyata
direktur atau ketua panitianya adalah Dariel
Syahputra, finalis pangeran lingkungan hidup
2009 yang masih kelas 3 sekolah dasar,” kata
Ketua PKK Surabaya Dyah Katarina.
selengkapnya
Kebudayaan
Indonesia memang sangat beragam, sangat
menarik dan penuh makna. Sangat beragam
karena untuk tarian saja sangat banyak
jumlahnya, karena setiap daerah hampir
memiliki tarian khas daerah masing-masing.
Belum lagi soal makanan dan minuman
tradisional yang juga sangat banyak macamnya.
Tidak luput pula musik daerah berikut alat
musiknya juga sangat banyak ragamnya.
Keanekaragaman budaya Indonesia itu yang
coba dikenalkan oleh paguyuban pangeran dan
puteri lingkungan hidup 2009 pada program
bertema Indonesia Culture di SDN Kaliasin I
Surabaya, Minggu (7/6).
selengkapnya
Lucia Tirta,
siswa SDK Santa Theresia I Surabaya
menyoroti semakin berkurangnya pepohonan
pelindung di kota-kota besar. Pemikiran
Lucia Tirta itu digoreskan pada gambar
poster berukuran A3 dalam lomba Poster Anti
Udara Kotor yang diselenggarakan Tunas
Hijau, Sabtu (6/6) di Taman Bungkul
Surabaya. Lebih dari 25 siswa sekolah dasar
di Surabaya mengikuti lomba yang merupakan
salah satu rangkaian kegiatan Kampanye Anti
Udara Kotor dalam rangka Hari Lingkungan
Hidup Sedunia 5 Juni.
selengkapnya
Lomba Komik
Pendek tema Anti Udara Kotor ikut memarakkan
Kampanye Anti Udara Kotor yang digagas Tunas
Hijau, Sabtu (6/6) di Taman Bungkul
Surabaya. Lomba komik pendek yang
diperuntukkan bagi siswa sekolah menengah
pertama (SMP) ini digelar seusai
longmarch jalan sehat dipadu kampanye
damai tentan Anti Polusi Udara. Pada lomba
komik pendek ini, para peserta diminta
membuat kartun pada kertas gambar A3
berwarna putih. Kartun tersebut harus berisi
percakapan tentang pentingnya udara bersih
bagi kehidupan umat manusia.
selengkapnya
Belum
selesai rangkaian kegiatan kampanye anti
udara kotor yang digagas Tunas Hijau, Sabtu
(6/6) dilaksanakan, namun berita mengenai
kegiatan ini telah ramai dan marak
diperbincangkan di media. Perbincangan media
yang dimaksud adalah radio dan dunia maya
atau internet. Melalui dunia maya internet,
berita kegiatan ini gencar diberitakan oleh
para blogger di Surabaya. Para blogger itu
adalah para siswa SMA/SMK di Surabaya. Dalam
blog-nya, mereka mengangkat tema anti udara
kotor sebagai bahan ulasan. Beberapa di
antaranya mengangkat tema mengenai
pentingnya menjaga udara agar tetap bersih
dan terbebas dari polusi udara. Para blogger
inilah yang sedang mengikuti kompetisi blog
yang diadakan Tunas Hijau.
selengkapnya
Ratusan
elemen masyarakat terlihat memadati area
lapangan Taman Bungkul Surabaya, Sabtu
(6/6). Kedatangan mereka adalah untuk
meramaikan Kampanye Anti Udara Kotor (KAUK)
yang digelar dalam rangka peringatan Hari
Lingkungan Hidup Sedunia yang setiap
tahunnya diperingati 5 Juni. Kampanye Anti
Udara Kotor tersebut diselenggarakan oleh
Tunas Hijau bersama Kementerian Negara
Lingkungan Hidup Indonesia. Kampanye Anti
Udara Kotor ini juga serentak dilaksanakan
di 6 kota besar lain di Indonesia, yaitu
Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Makasar
dan Denpasar.
selengkapnya
Kampanye
Anti Udara Kotor (KAUK), Sabtu (6/6), yang
diselenggarakan Tunas Hijau bersama banyak
elemen masyarakat di Kota Surabaya telah
menjadi bukti kepedulian lingkungan hidup
anak-anak paguyuban pangeran dan puteri
lingkungan hidup 2009. Bukan karena mereka
terlibat aktif sebagai peserta kampanye ini
dan ikut menyuarakan pentingnya udara bersih
bagi setiap orang. Namun kepekaan lingkungan
hidup yang tertanam pada para finalis
PangPut LH 2009 itu nampak secara alami dari
peristiwa yang terjadi di sekitar Taman
Bungkul Surabaya.
selengkapnya
Sebanyak
45 guru dan kepala sekolah dari 45 sekolah
dasar negeri se-kecamatan Tambaksari
mengikuti workshop tentang Carbon
Footprint yang diselenggarakan Tunas
Hijau bersama SDK Santa Theresia I Surabaya,
Jumat (5/6) siang. Workshop dalam rangka
Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini
diselenggarakan di aula SDK Santa Theresia I
Surabaya. Narasumber pada workshop ini
adalah simpatisan Tunas Hijau dari Canada
Curtis Deschambault dan aktivis senior Tunas
Hijau Mochamad Zamroni.
selengkapnya
Peringatan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2009 di SMA
Negeri 11 Surabaya terlihat lebih semarak
dengan hadirnya empat pemuda simpatisan
Tunas Hijau dari empat negara. Keempat
pemuda tersebut adalah Curtis Deschambault
dari Kanada, Pippin Barry dari Australia,
Pasquelle van der Jagt dari Belanda dan
Mandy Lim Pei Mun dari Malaysia. Kehadiran
empat pemuda itu ternyata mampu menambah
semangat siswa kelas 1 dan kelas 2 SMA
Negeri 11 Surabaya yang sedang
berlomba-lomba membersihkan kelasnya
masing-masing.
selengkapnya
Hari ini
(5/6), berbagai komunitas penggiat
lingkungan hidup di seluruh dunia
memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Seperti halnya yang digelar oleh mahasiswa
Universitas Kristen Petra Surabaya.
Bertempat di Ruang Selasar W, ratusan
mahasiswa dari berbagai fakultas berkumpul
untuk meramaikan suasana workshop peduli
lingkungan hidup yang digelar sebagai bentuk
kepedulian mahasiswa Universitas Petra
Kristen Surabaya terhadap kondisi lingkungan
saat ini. Tunas Hijau menjadi pembicara pada
workshop ini.
selengkapnya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati
hari ini, 5 Juni 2009. Beragam kegiatan
tentunya dilaksanakan oleh masyarakat di
seluruh dunia. Kegiatannya pun beragam mulai
seminar, workshop, lokakarya, susur sungai,
tanam pohon, bersih-bersih pantai hingga
aksi turun jalan. Ada pula pagelaran musik
yang mementaskan lagu-lagu lingkungan hidup,
lomba poster dan penyuluhan lingkungan
hidup.
Di Surabaya, Tunas Hijau – kids & young
people do actions for a better earth
bersama elemen masyarakat lainnya akan
mengadakan Kampanye Anti Udara Kotor,
Sabtu 6 Juni 2009 mulai pukul 07.00
wib. Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan
Hidup (KJPL), Paguyuban Pangeran & Puteri
Lingkungan Hidup, Siklus ITS, PKK Kelurahan
Wonokromo, PKK Kelurahan Darmo, Komunitas
Low Rider, Paskibraka Surabaya dan Paguyuban
Cak & Ning Surabaya akan terlibat pada
kampanye ini. Demikian juga dengan empat
pemuda simpatisan Tunas Hijau dari Kanada,
Belanda, Australia dan Malaysia.
selengkapnya
Tobacco production is a major employer in
Indonesia. Sampoerna employs over 92,000
people across the country. Today the team
visited their first factory on a cultural
tour. The House of Sampoerna is located in
downtown Surabaya and maintains a manual
production line of cigarettes. The bottom
level is a historic museum about the
creation of the company and the cigarettes
it produces. While an interesting experience
from a tourist perspective the role of large
tobacco companies is a morally complex
issue.
selengkapnya
Global
warming is not only a local issue, it is
also a global issue. For the students of
Petemon 13 were able to experience first
hand what students in Canada are doing to
prevent it. On Wednesday (3/6) night, about
20 students along with the interns at Tunas
Hijau tried to hold a video conference call
with Ormstown Elementary school (OES) in
Canada. The time difference between Surabaya
and Ormstown is -11 hours. Which meant we
had to have the video call at night, we
choose to have it at 20:00 Surabaya time
which meant in it was 9 am in Canada. selengkapnya
Actually I am supposed to learn the
children something, but instead they taught
me today how you have to compost. The
workshop about the composting was the first
activity we did with SMPN 15, one of our
schools in the coastal area. I’ll give a
brief explanation about “How to compost”:
selengkapnya
Firewood, fish farms and rubbish are what
remains at the area of Surabaya's mangrove
forests. Today Bram, Curtis, Sukri, Sugeng
and I did an observation of the delta
leading into the bay of Surabaya. The view
from the river boat is deceptive. The banks
are lined with mangroves where birds nest
and monkeys swing from branch to branch.
Behind this front most of the mangroves have
been cleared. selengkapnya
Another new experience for me! I have been
here in Surabaya, Indonesia for almost 3
weeks and I honestly gained and seen a lot.
I’m definitely a wiser lady now and I love
every moment of it. I’m not feeling very
well today. Probably because of the food I
ate yesterday. I’m suffering from nausea and
have been throwing up the 6th
times a few minutes ago. I got some rest and
feeling pretty well after that. However I’m
going to fast from any food so I’m only
consuming plain water. Not to worry about
me. I’m on good hands. selengkapnya
Upacara
peringatan Hari Ulang Tahun Kota Surabaya ke
716, Minggu (31/5), di Taman Surya menjadi
momen berharga bagi Pangeran Lingkungan
Hidup 2009 M. Gunawan Wibisono dan Puteri
Lingkungan Hidup 2009 Alya Thalafadilah.
Momen berharga ini bukan hanya disebabkan
untuk kali pertama mereka hadir sebagai
undangan dan duduk di podium undangan.
Melainkan karena Gunawan dan Alya bertemu
dan berdialog dengan tokoh penting yang
perwakilan negara sahabat. Dia adalah
perwakilan Presiden Amerika Serikat Barrack
Obama, yaitu Konsul Jenderal Amerika Serikat
di Surabaya Carryn McClelland.
selengkapnya
After 2,5 weeks in Indonesia I had my first
bad experience at one of the schools. So it
seems to be that the schools and its
students are not always motivated and
interested in the environment, Tunas Hijau
and our projects.
selengkapnya
Mangroves
are a fantastic resource, they are homes to
a range of birds, fish, crustaceans and
mollusks, that can and have been sustainably
harvested for hundreds of years. We were
keen to talk to the students at SMP 30 about
the mangrove conservation work being done by
Tunas Hijau. I delivered a talk to the
students about the environmental problems we
face with a specific emphasis on what is
happening here in Surabaya. The Mangrove
forests are also valuable and food and....
selengkapnya
It is a wonderful day today. I had a
goodnight sleep and I’m so hyper to begin my
day. We visit SMPN 31 (I love this school)
and a new school SMAN 19. Both schools are
situated near the beach. We are arranging a
beach cleaning activity with the three
schools which are in Pasquelle’s and my care
(SMPN 15, SMAN 19, & SMPN 31). selengkapnya
The last few days have been very hectic
with visiting Mojokerto and than visiting
Malang. Today I finally got back to work
with the schools in Surabaya. The schools
that I visited today were schools that I
have projects with. I visited with SMP 37 to
discuss the Carbon footprint conference and
Santa Theresia I where I discussed with the
principal the things I will need for my
activities. I also interviewed the principal
of Santa Theresia because he will be going
to Jarkata tomorrow, to receive an
environmental award for his school. selengkapnya
After a weekend full of AIESEC stuff it
was time again to be do good things at Tunas
Hijau; brainstorming over the upcoming
Youth-Eco-Camp, having a training about
journalist writing, and visit one of the
twelve areas in town where Tunas Hijau has
replanted trees. selengkapnya
To improve the way we write, Roni (Presidet
of Tunas Hijau) brought us to Universitas
Airlangga at the Faculty of Cultural
Studies. They give us an hour lecturer of
journalism and the DO’s and DON’Ts in
journal writing. All this while we have been
writing like how we write in our daily dairy
of the thoughts in our mind and our
experience but we have neglected the
solution and cause of the environmental
problems in the places we visited. The
lecturer shows us a few inspirational
presentations of the 7 wonders which are
not:selengkapnya
Delapan
orang aktivis Tunas Hijau, Minggu (31/5)
sore, bertolak menuju ke negeri “Jiran”
Malaysia. Keberangkatan mereka dalam rangka
mengikuti YAWA 6th International Children
Conference on the Environment atau
Konferensi Anak-Anak Lingkungan Hidup
Internasional di Rainforest Discovery Centre
Sepilok, Sandakan, Sabah, Malaysia.
Konferensi yang diselenggarakan 1 – 5 Juni
2009 itu mengambil tema “Rise Up, Stand Up
and Let’s Cool the Earth”. Keikutsertaan
pada konferensi ini sekaligus kunjungan
balasan Tunas Hijau setelah pada Desember
2008 dan Maret 2009 rombongan YAWA Malaysia
mengunjungi Tunas Hijau di Kota Surabaya dan
Malang.
selengkapnya