|
SMP Negeri 16 Surabaya
Bermula dari membuang sampah
sendiri pada tempatnya, beberapa siswa SMP Negeri 16 Surabaya
berinisiatif untuk mendirikan sebuah tim yang bergerak dalam
dunia lingkungan khususnya untuk mereka sendiri. Sejak
berpartisipasi pada penganugerahan Pangeran dan Putri
Lingkungan Hidup 2005, tim hijau mereka buat.
Tim yang dikomandani oleh Jane
Ester tidak berjalan semulus yang dikira. Berbagai protes
mereka dapat dari teman–teman mereka sendiri. ”Ada yang bilang
kalo di Tim Hijau itu selalu berhadapan dengan sampah yang
kotor, dan membuat tubuh terkena penyakit,” kata Jane Ester
Debora Anastasia Tampi. Namun, protes itu tidak membuat mereka
mati langkah. Berbagai kegiatan pun mereka laksanakan sendiri.
”Mulai memberikan contoh kepada
teman–teman akan pentingnya lingkungan sampai pembuatan hutan
sekolah kami lakukan sendiri,” jelas Ester. Dengan bekerjasama
dengan Klub Tunas Hijau mereka mulai membuat komposter sendiri
untuk diletakkan di kantin sekolah. ”Selama ini teman-teman
kalo ke kantin, pasti sisa makanannya dibiarkan saja di
piring,” tambah Ester. Menurutnya, agar sampah yang dihasilkan
tidak diletakkan sembarangan, mereka menaruh komposter/alat
pembuat kompos dari sisa makanan atau sampah non-organik.
Tim Hijau SMP Negeri 16
Surabaya juga melakukan budidaya Bekicot. Binatang yang selama
ini menjijikkan bagi sebagian orang, tetapi tidak berlaku bagi
Tim Hijau SMP Negeri 16 Surabaya ini. Mereka membudidayakan
Bekicot diantaranya untuk mengurangi jumlah sampah
daun-daunan, mengingat bekicot makanannya daun. ”Kandangnya
hanya kotak kayu yang yang ditutup dengan kawat persegi,” kata
Ester.
Ada satu proyek lingkungan
hidup yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Proyek itu ialah
taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Uniknya, jika di tempat
lain, Toga hanya sebatas beras kencur, sinom atau kunir, tapi
tidak di SMP Negeri 16 Surabaya. Mereka dapat mengkreasikan
aneka Toga yang selama ini banyak dibuat di kebanyakan tempat.
"Kami biasa membuat Beras Kencur
Coffee Blend, yang terbuat dari beras kencur, kopi, susu
kental manis, madu, buah wortel dan jambu biji. Rasanya enak
sekali. Selain itu juga berkhasiat untuk menyegarkan tubuh.
Mengingat, banyaknya serat yang terkandung dalam minuman ini,”
kata Ester.
Di waktu mendatang, Tim Hijau SMP Negeri 16
Surabaya ini berharap seluruh siswa dapat peduli pada
lingkungan hidup. ”Semoga teman-teman siswa SMP Negeri 16
Surabaya ke depan tidak lagi membuang sampah sembarangan.
Juga berperilaku ramah lingkungan hidup di kehidupan
sehari-hari, kata Ester. (bez) |