Headquarters: Semolowaru Indah T-9, Surabaya - 60119, Indonesia. Phone/Fax: +62-31- 5996816, Email: info@tunashijau.org

ProgramGaleri FotoGaleri PosterGaleri KomikGaleri LaguPenerbitanSekolah HijauProfilFakta & Info

Lihat sekolah lainnya

SDN Petemon XIII Surabaya
SD Al Muslim Wadungasri

SMP Negeri 5 Kota Malang

SMP Negeri Kedamean 1 Gresik

SDN Kandangan III Sby

SDK Santa Theresia 1 Sby

SMP Negeri 16 Surabaya

SMP Kristen Petra 3 Sby

 

SMP Negeri 16 Surabaya

Bermula dari membuang sampah sendiri pada tempatnya, beberapa siswa SMP Negeri 16 Surabaya berinisiatif untuk mendirikan sebuah tim yang bergerak dalam dunia lingkungan khususnya untuk mereka sendiri. Sejak berpartisipasi pada penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2005, tim hijau mereka buat.

Tim yang dikomandani oleh Jane Ester tidak berjalan semulus yang dikira. Berbagai protes mereka dapat dari teman–teman mereka sendiri. ”Ada yang bilang kalo di Tim Hijau itu selalu berhadapan dengan sampah yang kotor, dan membuat tubuh terkena penyakit,” kata Jane Ester Debora Anastasia Tampi. Namun, protes itu tidak membuat mereka mati langkah. Berbagai kegiatan pun mereka laksanakan sendiri.

”Mulai memberikan contoh kepada teman–teman akan pentingnya lingkungan sampai pembuatan hutan sekolah kami lakukan sendiri,” jelas Ester. Dengan bekerjasama dengan Klub Tunas Hijau mereka mulai membuat komposter sendiri untuk diletakkan di kantin sekolah. ”Selama ini teman-teman kalo ke kantin, pasti sisa makanannya dibiarkan saja di piring,” tambah Ester. Menurutnya, agar sampah yang dihasilkan tidak diletakkan sembarangan, mereka menaruh komposter/alat pembuat kompos dari sisa makanan atau sampah non-organik.

Tim Hijau SMP Negeri 16 Surabaya juga melakukan budidaya Bekicot. Binatang yang selama ini menjijikkan bagi sebagian orang, tetapi tidak berlaku bagi Tim Hijau SMP Negeri 16 Surabaya ini. Mereka membudidayakan Bekicot diantaranya untuk mengurangi jumlah sampah daun-daunan, mengingat bekicot makanannya daun. ”Kandangnya hanya kotak kayu yang yang ditutup dengan kawat persegi,” kata Ester.

Ada satu proyek lingkungan hidup yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Proyek itu ialah taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Uniknya, jika di tempat lain, Toga hanya sebatas beras kencur, sinom atau kunir, tapi tidak di SMP Negeri 16 Surabaya. Mereka dapat mengkreasikan aneka Toga yang selama ini banyak dibuat di kebanyakan tempat.

"Kami biasa membuat Beras Kencur Coffee Blend, yang terbuat dari beras kencur, kopi, susu kental manis, madu, buah wortel dan jambu biji. Rasanya enak sekali. Selain itu juga berkhasiat untuk menyegarkan tubuh. Mengingat, banyaknya serat yang terkandung dalam minuman ini,” kata Ester.

Di waktu mendatang, Tim Hijau SMP Negeri 16 Surabaya ini berharap seluruh siswa dapat peduli pada lingkungan hidup. ”Semoga teman-teman siswa SMP Negeri 16 Surabaya ke depan  tidak lagi membuang sampah sembarangan. Juga berperilaku ramah lingkungan hidup di kehidupan sehari-hari, kata Ester. (bez)